Universitas Pamulang Gelar Seminar Nasional ke-6 Bahas Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Digital Masa Depan
Published on: 16 Jul 2026

Berita Kampus
Tangerang Selatan, 16 Juli
2026 – Program Studi Teknik Informatika Magister (S-2) Universitas Pamulang
(UNPAM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi melalui penyelenggaraan Webinar Seminar Nasional
(SemNas) ke-6 bertajuk "Kecerdasan Artifisial, Sains Data dan
Pendidikan Masa Depan: Advancing Intelligent and Secure Digital
Ecosystems." Seminar yang dilaksanakan secara daring ini diikuti oleh
ratusan peserta yang terdiri atas dosen, peneliti, mahasiswa, praktisi
industri, serta pemerhati teknologi informasi dari berbagai daerah di
Indonesia. Kegiatan ini menjadi forum ilmiah yang mempertemukan akademisi dan
praktisi untuk berdiskusi mengenai perkembangan Artificial Intelligence (AI),
Data Science, Cyber Security, serta transformasi digital dalam dunia pendidikan
dan industri.
Acara diawali dengan registrasi
peserta, dilanjutkan pembukaan oleh Master of Ceremony, menyanyikan Lagu
Indonesia Raya dan Mars Universitas Pamulang, serta laporan Ketua Panitia
Seminar Nasional ke-6. Selanjutnya
Seminar secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Pamulang, Dr. Drs. E. Nurzaman, M.M., A.M., M.Si., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa transformasi digital telah menjadi kebutuhan utama di berbagai sektor kehidupan. Oleh karena itu, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam menghasilkan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, serta mampu mengembangkan teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Beliau juga mengapresiasi penyelenggaraan Seminar Nasional ke-6 sebagai salah satu bentuk kontribusi Universitas Pamulang dalam mendukung pengembangan riset dan inovasi nasional.

Sebagai keynote speaker, Direktur
Program Pascasarjana Universitas Pamulang, Dr. Saiful Anwar, S.Pd., S.E., M.Pd.,
menyampaikan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia
industri dalam menciptakan ekosistem digital yang cerdas, aman, dan
berkelanjutan. Menurutnya, perkembangan Artificial Intelligence tidak hanya
menghadirkan peluang baru, tetapi juga tantangan yang memerlukan kesiapan
sumber daya manusia, tata kelola data yang baik, serta penguatan aspek etika
dan keamanan informasi.

Seminar Nasional ke-6
menghadirkan empat narasumber yang merupakan pakar di bidangnya, baik dari
institusi nasional maupun internasional.
Narasumber pertama, Dr. Heru Susanto, S.Kom., M.Sc. dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), memaparkan perkembangan riset Artificial Intelligence di Indonesia beserta implementasinya dalam mendukung pembangunan nasional. Materi yang disampaikan menyoroti pemanfaatan AI untuk analisis data skala besar, pengembangan sistem cerdas, predictive analytics, serta penerapan AI pada sektor kesehatan, pertanian, pemerintahan, dan industri. Beliau juga menjelaskan tantangan dalam pengembangan AI nasional, antara lain kualitas data, kesiapan infrastruktur komputasi, serta kebutuhan kolaborasi antara peneliti dan dunia industri agar hasil riset dapat diimplementasikan secara luas.

Narasumber kedua, Sapdo Utomo, Ph.D., juga dari BRIN, membahas mengenai perkembangan Data Science sebagai fondasi utama dalam pengembangan Artificial Intelligence. Dalam paparannya dijelaskan bahwa kualitas model AI sangat dipengaruhi oleh kualitas data yang digunakan. Oleh karena itu, proses data preprocessing, data governance, integrasi big data, serta penerapan machine learning menjadi aspek penting dalam menghasilkan sistem cerdas yang akurat dan dapat dipercaya. Selain itu, beliau memperkenalkan berbagai peluang penelitian pada bidang data mining, deep learning, dan analitik prediktif yang memiliki prospek besar di masa depan.

Narasumber ketiga, Dr. Yan Mitha Djaksana, S.Kom., M.Kom. dari Universitas Pamulang, menyampaikan materi mengenai implementasi Artificial Intelligence dalam dunia pendidikan tinggi. Beliau menjelaskan bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran adaptif, sistem rekomendasi pembelajaran, analisis performa mahasiswa, hingga pengembangan sistem pendukung keputusan di lingkungan perguruan tinggi. Selain membahas peluang pemanfaatan AI, beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga etika penggunaan teknologi, perlindungan data pribadi, serta kesiapan institusi pendidikan dalam menghadapi transformasi digital.

Sebagai narasumber internasional, Mr. Vasily Sevostianov, Head of Presale Department Dr.Web – Rusia, membawakan materi mengenai Cyber Security dan keamanan ekosistem digital pada era Artificial Intelligence. Dalam presentasinya dijelaskan berbagai ancaman siber yang berkembang seiring meningkatnya penggunaan AI, seperti malware cerdas, ransomware, phishing berbasis AI, hingga serangan terhadap infrastruktur digital. Beliau juga memaparkan berbagai strategi mitigasi melalui penerapan sistem keamanan berlapis, threat intelligence, endpoint protection, serta pentingnya peningkatan kesadaran keamanan siber bagi individu maupun organisasi.

Diskusi yang berlangsung setelah
setiap sesi pemaparan berlangsung interaktif. Para peserta aktif mengajukan
pertanyaan mengenai implementasi Artificial Intelligence di dunia pendidikan,
kesiapan Indonesia dalam menghadapi revolusi industri berbasis AI, keamanan
data pada sistem digital, hingga peluang kolaborasi riset dengan lembaga
nasional dan internasional. Para narasumber memberikan berbagai perspektif yang
memperkaya wawasan peserta mengenai perkembangan teknologi terkini.
Usai webinar utama, kegiatan
dilanjutkan dengan Seminar Hasil Karya Ilmiah 10 Mahasiswa Program Studi
Teknik Informatika S-2 Universitas Pamulang. Pada sesi ini, mahasiswa
mempresentasikan hasil penelitian mereka di hadapan dosen dan peserta seminar
untuk memperoleh masukan ilmiah sebagai penyempurnaan penelitian serta
persiapan publikasi pada jurnal nasional maupun internasional.
Ketua panitia menyampaikan bahwa
Seminar Nasional ke-6 merupakan agenda ilmiah tahunan yang bertujuan
meningkatkan budaya riset, memperluas jejaring akademik, serta memperkuat
kolaborasi antara Universitas Pamulang dengan berbagai institusi, baik dalam maupun
luar negeri. Melalui forum ini diharapkan lahir inovasi-inovasi baru yang mampu
menjawab tantangan transformasi digital dan memberikan kontribusi nyata bagi
pembangunan bangsa.
Dengan menghadirkan akademisi,
peneliti BRIN, pakar keamanan siber internasional, serta praktisi pendidikan
tinggi, Seminar Nasional ke-6 Teknik Informatika S-2 Universitas Pamulang
berhasil menjadi wadah strategis untuk bertukar gagasan, memperluas kolaborasi,
serta memperkuat komitmen dalam pengembangan Artificial Intelligence, Data
Science, dan Cyber Security. Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran
Universitas Pamulang sebagai institusi pendidikan tinggi yang terus mendorong
inovasi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat guna mewujudkan ekosistem
digital yang cerdas, aman, dan berkelanjutan.




